Kalkulator Teorema Pythagoras
Cari sisi yang hilang dari segitiga siku-siku dengan solusi langkah demi langkah
Seret & lepas atau klik untuk menambahkan gambar atau PDF
Apa itu Teorema Pythagoras?
Teorema Pythagoras adalah hubungan mendasar dalam geometri Euclidean di antara ketiga sisi segitiga siku-siku. Teorema ini menyatakan bahwa kuadrat sisi miring (sisi yang berhadapan dengan sudut siku-siku) sama dengan jumlah kuadrat dua sisi lainnya (kaki).
di mana:
- dan adalah panjang kedua kaki
- adalah panjang sisi miring (sisi terpanjang)
Menyelesaikan untuk Setiap Sisi
- Sisi miring:
- Kaki :
- Kaki :
Catatan Sejarah
Dinamai dari matematikawan Yunani kuno Pythagoras (sekitar 570–495 SM), teorema ini telah dikenal oleh matematikawan Babilonia lebih dari seribu tahun sebelumnya. Ini adalah salah satu teorema yang paling banyak dibuktikan dalam matematika, dengan ratusan bukti yang berbeda.
Tripel Pythagoras
Sebuah tripel Pythagoras terdiri dari tiga bilangan bulat positif , , yang memenuhi . Contoh umum:
Cara Menyelesaikan Menggunakan Teorema Pythagoras
Proses Langkah demi Langkah
- Identifikasi sudut siku-siku dan beri label sisi-sisinya: , (kaki) dan (sisi miring)
- Tentukan sisi mana yang tidak diketahui
- Substitusikan nilai yang diketahui ke
- Selesaikan untuk sisi yang tidak diketahui
- Sederhanakan hasilnya (bentuk eksak atau desimal)
Mencari Sisi Miring
Diberikan kaki dan :
Contoh: Jika dan , maka .
Mencari Sebuah Kaki
Diberikan sisi miring dan satu kaki :
Contoh: Jika dan , maka .
Memeriksa Apakah Segitiga Siku-siku
Diberikan tiga sisi, periksa apakah (di mana adalah sisi terpanjang):
- Jika : segitiga siku-siku
- Jika : segitiga lancip
- Jika : segitiga tumpul
Hubungan dengan Rumus Jarak
Jarak antara dua titik dan diturunkan dari teorema Pythagoras:
Rumus Umum
| Diketahui | Tidak Diketahui | Rumus |
|---|---|---|
| , | ||
| , | ||
| , | ||
| Ketiganya | Verifikasi | Periksa |
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Mengacaukan sisi miring dengan kaki — sisi miring selalu merupakan sisi terpanjang yang berhadapan dengan sudut siku-siku. Menggunakannya sebagai kaki dalam rumus memberikan hasil yang salah.
- Lupa menarik akar kuadrat — setelah menghitung , Anda harus menarik untuk mendapatkan , bukan membiarkannya sebagai .
- Mengurangkan dengan arah yang salah — saat mencari kaki, hitung , bukan (yang akan memberikan bilangan negatif di bawah tanda akar).
- Menerapkan teorema pada segitiga bukan siku-siku — teorema Pythagoras hanya berlaku untuk segitiga siku-siku. Untuk segitiga lain, gunakan Aturan Kosinus.
- Membulatkan terlalu dini — pertahankan nilai eksak di bawah akar kuadrat selama mungkin untuk menjaga ketepatan.
Examples
Frequently Asked Questions
Tidak, teorema ini hanya berlaku untuk segitiga siku-siku (segitiga dengan satu sudut 90 derajat). Untuk segitiga bukan siku-siku, Anda perlu menggunakan Aturan Kosinus: c kuadrat sama dengan a kuadrat ditambah b kuadrat dikurangi 2ab dikali kosinus sudut C.
Sisi miring selalu merupakan sisi yang berhadapan dengan sudut siku-siku (sudut 90 derajat). Sisi miring selalu merupakan sisi terpanjang dari segitiga siku-siku.
Tripel Pythagoras yang umum meliputi (3, 4, 5), (5, 12, 13), (8, 15, 17), (7, 24, 25), dan (9, 40, 41). Setiap kelipatan dari tripel Pythagoras juga merupakan tripel, misalnya (6, 8, 10) adalah kelipatan dari (3, 4, 5).
Ya. Misalnya, segitiga siku-siku dengan kaki 1 dan 1 memiliki sisi miring sama dengan akar kuadrat dari 2, yang kira-kira 1,414. Hanya tripel Pythagoras yang menghasilkan hasil bilangan bulat untuk ketiga sisi.
Related Solvers
Try AI-Math for Free
Get step-by-step solutions to any math problem. Upload a photo or type your question.
Start Solving